Omoide no Hotondo

Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Ciputat

Akhirnya, untuk pertama kalinya, kemarin aku membayar pajak motor sendiri. Motor yang kubeli 2 tahun lalu setelah mulai bekerja. Kebetulan tahun kemarin tidak membayar sendiri karena telah diurus biro jasa sekalian ngurusin balik nama dan mutasi daerah, jadi sudah termasuk pajaknya. Maklum motornya beli seken, dulu uangnya belum cukup untuk beli motor baru.

pembayaran dilakukan di Samsat Tangerang Selatan, yang terletak di Ciputat. dulu pernah sekali ke sini, tapi dah lupa-lupa lngat, akhirnya dengan bekal nekad aja aku berangkat, alhamdulillah ga nyasar. karena hari senin-jumat aku kerja, maka aku ke sama hari sabtu, dengan risiko Samsat buka cuma setengah hari. sebenarnya aku melakukan kesalahan fatal, aku ga periksa tanggal jatuh tempo pembayarannya kapan. waktu mau berangkat baru aku periksa ternyata tanggal 7 feb, eh sekarang udah tanggal 11 feb. kena denda deh, pikirku. tapi nekad aja, berangkat coyy!!

sampai di sana, parkiran telah penuh, rame banget. ternyata banyak juga yang mau bayar pajak. aku langsung menuju tempat fotokopi di di dekat parkiran belakang. lumayan mahal juga, untuk fotokopi stnk dan ktp sekali, map kuning dan wadah baru stnk nantinya harus membayar 5000.

aku langsung ke tempat pendaftaran. Di sini dikasih semacam formulir wrna biru gitu berisi data diri dll. di depannya ada semacam meja tulis dan dipenuhi orang yang mengisi form ini. tadinya aku mau ikut mengisi, tapi sebelumnya aku pernah baca di internet kalo form itu tak perlu diisi, langsung aja digabungin sama berkas yang sebelumnya udah dicopy.

langsung setelah itu aku ke lantai 2. Di sini kita masukin berkas di loket pemeriksaan. ditumpuk aja gitu nunggu dipanggil. di depannya disediain tempat duduk tunggu, lumayan penuh juga. harus sabar nunggu buat dapet tempat duduknya. di loket pemeriksaan ini kita nanti dipanggil untuk nunjukin bpkb asli kita. Di sini kita ga bisa santai-santai nonton tv atau mainin hape, soalnya pemanggilannya dilakukan dengan cepat ditengah keriuhan banyak orang yang mengantri, jadi siap-siap pasang telinga.

pas namaku dipanggil, ternyata aku masih kurang copian bpkb. terpaksa deh balik ke bawah untuk fotokopi, dan merelakan tempat sebelumnya ke orang lain. dan lagi-lagi, copy bpkb harus bayar 2000, pas aku kasih kirain mau dikasih kembalian, eh ternyata nggak. mahal!!!

setelah balik ke lantai 2, berkas ditumpuk lagi. kali ini aku duduk agak jauh dari tempat speaker, karena kursi yang lain udah penuh. heran, nunggu lama kok ga dipanggil-panggil. padahal antrian udah habis. segera aku tanyain ke petugasnya. mungkin karena udah lupa, petugasnya agak mengabaikan pertanyaanku, membela diri. akhirnya terpaksa aku tanyakan ke loket panggil, tempat buat ngambil semacam bon pajak yang harus dibayar. disini juga kurang tahu berkasku ada atau tidak, mengingat jumlah berkas yang begitu banyak. dan akhirnya dengan pasrah aku nunggu aja, berdiri tepat di depan speaker, biar jelas kalo namaku ada.

akhirnya setelah 10menitan nunggu, namaku dipanggil di loket panggil. alhamdulillah berkasku ga ilang. setelah itu diberi bon jumlah pajak, sekitar 249ribu. dan disana tidak ada tunggakan pajak, meski dengan jelas tertulis habis berlaku tanggal 7 feb. menurut yang aku baca di internet, kebijakan telat bayar pajak itu tergantung samsat masing-masing daerah. mungkin karena aku hanya telat 3 hari maka tidak dihitung telat, masih batas toleransi. mungkin beda halnya kalau telat 1 bulan atau 1 tahun.

setelah itu kita antri di loket bayar. karena udah mulai agak siang, antrian mulai sepi, jadi prosesnya lumayan cepat. segera setelah dipanggil kita keluarin uang sebesar pajak yang harus dibayar. di sini bon dikasih cap lunas gitu, lalu dibalikin ke kita untuk nantinya ditukar di loket penerimaan stnk baru.

di loket terima, antrian agak lama lagi. setelah nama kita dipanggil, kita tukarkan bon tadi dan kita terima stnk baru dan ktp asli kita. selesai deh, langsung cabut!!! oh ya, stnknya kita masukkan wadah yang telah dikasih pas fotokopi di awal tadi. beres deh.

habis pulang, inget pengen mampir ke Toko Buku Gerak Gerik, yang katanya banyak koleksi buku bagus dengan harga miring, yang terletak di jalan pesanggrahan, samping UIN. sayangnya aku kebablasan, dan lama mau muter lagi. akhirnya aku urungkan niat ke sana, mungkin lain kali ya, lagian duitnya pas-pasan, tabungan lagi nipis. semoga ada rezeki lagi untuk beli buku. selain itu waktu juga udah siang, mendekati waktu dzuhur. secara keseluruhan, waktu yang dibutuhkan untuk proses bayar pajak sekitar 45 menit. secara tadi dateng pkl 10 kurang, selesai jam 10.30 lebih dikit. nyampek kosan pkl 11.30an, istirahat, nunggu adzan berkumandang.



  1. simbahenom posted this